GoTerapis
Info Sehat
Info Sehat GoTerapis

Bekam Rutin, Bahaya kah ?

Tidak ada aturan medis yang menetapkan bahwa setiap orang harus melakukan bekam tepat satu bulan sekali.

A

Admin GoTerapis

19 Agustus 2026 • 4 menit baca

Bekam Rutin, Bahaya kah ?

Bekam merupakan salah satu terapi tradisional yang telah digunakan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Terapi ini dilakukan dengan memberikan tekanan negatif menggunakan kop pada permukaan kulit. Pada bekam kering, kulit tidak dilukai, sedangkan pada bekam basah, kulit ditusuk atau disayat ringan sehingga sejumlah darah keluar ke dalam kop.

Saat ini, bekam masih banyak dipilih sebagai terapi komplementer untuk membantu menjaga kebugaran maupun sebagai pendamping dalam menangani keluhan tertentu, terutama yang berkaitan dengan nyeri otot dan tubuh.

Jika kamu sedang mencari terapis bekam di daerahmu, kamu juga dapat mencari pilihan layanan melalui GoTerapis.com.

Apa Manfaat Bekam untuk Kesehatan?

Penelitian mengenai bekam masih terus berkembang. Bukti ilmiah yang tersedia belum cukup kuat untuk menyatakan bahwa bekam dapat mengobati semua jenis penyakit. Namun, sejumlah penelitian menunjukkan adanya potensi manfaat, terutama dalam membantu mengurangi keluhan nyeri.

1. Membantu Mengurangi Nyeri Otot

Salah satu manfaat bekam yang paling banyak diteliti adalah kaitannya dengan keluhan nyeri.

Beberapa tinjauan penelitian menemukan bahwa bekam berpotensi membantu mengurangi nyeri, termasuk pada keluhan seperti nyeri punggung dan leher. Namun, kualitas bukti penelitian masih bervariasi sehingga bekam sebaiknya dipandang sebagai terapi pendamping, bukan pengganti pemeriksaan atau pengobatan medis.

Bagi orang yang sering mengalami ketegangan otot setelah bekerja atau melakukan aktivitas fisik, bekam dapat menjadi salah satu pilihan terapi komplementer.

2. Membantu Relaksasi Tubuh

Proses terapi bekam dan suasana terapi yang tenang dapat menjadi bagian dari rutinitas perawatan tubuh.

Sebagian orang merasa tubuh lebih ringan dan rileks setelah menjalani terapi. Respons setiap orang tentu dapat berbeda.

3. Dapat Menjadi Pendamping Perawatan Keluhan Muskuloskeletal

Penelitian pada terapi bekam untuk kondisi muskuloskeletal menunjukkan adanya potensi manfaat terhadap beberapa keluhan, termasuk nyeri punggung dan nyeri leher, meskipun tingkat kepastian buktinya masih rendah hingga sedang.

Karena itu, bekam dapat dipertimbangkan sebagai salah satu pilihan terapi komplementer, terutama setelah penyebab keluhan diketahui.

4. Membantu Menjaga Rutinitas Perawatan Tubuh

Bagi sebagian orang, terapi komplementer dapat menjadi bagian dari rutinitas menjaga kebugaran.

Namun, menjaga kesehatan tentu tidak cukup hanya dengan bekam. Pola makan seimbang, tidur cukup, aktivitas fisik, pengelolaan stres, dan pemeriksaan kesehatan bila diperlukan tetap menjadi bagian penting dari menjaga kesehatan.

Apakah Bekam Sebaiknya Dilakukan Sebulan Sekali?

Pertanyaan ini cukup sering muncul.

Tidak ada aturan medis yang menetapkan bahwa setiap orang harus melakukan bekam tepat satu bulan sekali. Penelitian yang ada juga belum memberikan dasar yang cukup untuk menetapkan jadwal bulanan sebagai kebutuhan semua orang.

Namun, bagi orang dewasa yang merasa cocok dengan bekam dan tidak memiliki kondisi yang membuat terapi tersebut berisiko, bekam sebulan sekali dapat dijadikan pilihan rutinitas pribadi, dengan catatan dilakukan setelah mempertimbangkan kondisi tubuh dan jenis bekam yang digunakan.

Terutama untuk bekam basah, frekuensi sebaiknya tidak ditentukan hanya berdasarkan kalender. Terapis perlu mempertimbangkan kondisi pelanggan, riwayat kesehatan, kondisi kulit, serta frekuensi terapi sebelumnya.

Tips Jika Ingin Menjadikan Bekam Rutinitas Bulanan

Jika kamu ingin mencoba menjadikan bekam sebagai bagian dari rutinitas perawatan tubuh, beberapa hal berikut dapat diperhatikan.

Pertama, jangan memaksakan jadwal.

Jika tubuh sedang tidak fit, mengalami infeksi, memiliki luka atau masalah kulit pada area yang akan diterapi, sebaiknya terapi ditunda dan konsultasikan terlebih dahulu.

Kedua, pilih terapis yang mengutamakan kebersihan dan keamanan.

Pada bekam basah terdapat kontak dengan darah sehingga peralatan yang tidak steril dapat meningkatkan risiko penularan penyakit melalui darah. Peralatan harus ditangani dengan prosedur kebersihan dan sterilisasi yang tepat.

 

Ketiga, dengarkan kondisi tubuh.

Jika setelah terapi muncul keluhan yang tidak biasa atau berkepanjangan, jangan memaksakan sesi berikutnya. Evaluasi kondisi terlebih dahulu.

Siapa yang Perlu Lebih Berhati-hati?

Bekam tidak selalu cocok untuk semua orang.

Bekam dapat menyebabkan memar atau perubahan warna kulit sementara. Risiko lain yang mungkin terjadi antara lain luka bakar, bekas luka, infeksi, dan perubahan warna kulit yang menetap. Risiko tersebut terutama perlu diperhatikan pada bekam basah.

Jika kamu sedang memiliki kondisi kesehatan tertentu, mengonsumsi obat yang memengaruhi pembekuan darah, memiliki gangguan perdarahan, atau sedang menjalani perawatan medis, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan sebelum melakukan bekam.

Cari Terapis Bekam dengan Lebih Mudah

Mencari terapis yang sesuai terkadang menjadi tantangan, terutama jika kamu baru pindah ke suatu kota atau belum memiliki rekomendasi dari keluarga dan teman.

GoTerapis.com hadir untuk membantu masyarakat menemukan berbagai layanan terapi berdasarkan kebutuhan dan lokasi.

Selain bekam, tersedia pula berbagai kategori layanan seperti terapi pijat, sport massage, baby spa, kretek/cryotherapy, dan layanan terapi lainnya yang ditawarkan oleh terapis.

Kamu dapat mulai mencari layanan yang tersedia di daerahmu melalui GoTerapis.com.

Bekam Sebagai Bagian dari Perawatan Diri

Bekam dapat menjadi salah satu pilihan terapi komplementer bagi orang yang merasa mendapatkan manfaat darinya, terutama dalam membantu mengelola keluhan nyeri tertentu.

Jika ingin melakukan bekam secara rutin, sebulan sekali bisa menjadi pilihan jadwal pribadi bagi sebagian orang, tetapi bukan aturan yang wajib untuk semua orang. Yang lebih penting adalah memperhatikan kondisi tubuh, memilih terapis yang kompeten, menjaga kebersihan, dan tidak menjadikan bekam sebagai pengganti pemeriksaan atau pengobatan medis ketika memang diperlukan.

Sudah waktunya mencari layanan bekam di kotamu?

Kunjungi GoTerapis.com dan temukan pilihan terapis yang tersedia di wilayahmu.

GoTerapis.com — Temukan Terapis. Dapatkan Layanan. Lebih Mudah.

A

Ditulis oleh

Admin GoTerapis

Baca juga